Minggu, 06 Januari 2013

Cara Menurunkan Biaya Beternak Lele

I-Ternak - Cara menurunkan biaya beternak lele adalah sebuah cara alternatif memaksimalkan hasil panen dengan cara mengurangi biaya beternak. Cara ini hampir sama dengan cara sebelumnya yaitu cara membuat pakan ikan lele organik. Cara yang dimaksud di dalam dokumentasi kali ini adalah sistem probiotik organik.

Seperti yang kita ketahui bahwa untuk beternak 1 kwintal lele dengan cara biasa minimal kita harus mengeluarkan biaya 1,5 juta mulai dari ukuran 5-6 cm sampai waktu panen. Tapi bila memakai sistem probiotik organik biaya pengeluaran pakan bisa di potong sampai 90 % (karena sebagian besar pakan berasal dari alam bukan pellet). PERCAYA APA TIDAK!!!

Sistem probiotik organik yang dimaksud adalah sebuah proses yang terdiri dari pembuatan starter bakteri, fermentasi kompos dan pembuatan maggot/belatung yang mengandung kadar protein lebih besar dari pellet olahan pabrik.

Pembuatan Starter Bakteri

Banyak macam caranya dan yang paling cepat prosesnya memerlukan 15 hari, dan berikut ini adalah salah satu cara yang sangat sederhana yaitu Pembuatan Starter Bakteri Pelepah Pisang

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan
  1. Pelepah pisang busuk bagian pinggir sepanjang 40 cm (harus benar-benar busuk karena artinya ada banyak bakteri).
  2. Gula merah atau tetes murni (molase) 1/4 Kg
  3. Air leri (pususan beras) kental 4-5 liter.
Langkah-langkah pembuatan starter bakteri :
  1. Pelepah pisang dicacah sampai lembut.
  2. Gula dilarutkan dalam air leri
  3. Pelepah pisang dimasukkan kedalam larutan gula dan air leri, diremas-remas dan diperas supaya bakterinya terlepas kemudian diaduk merata.
  4. Setelah semuanya tercampur kemudian larutan disaring dan dimasukkan kedalam jerigen plastik.
  5. Setelah 3 hari dilihat, bila berbusa maka busa harus dibuang.
  6. Dibiarkan selama 5-7 hari.
  7. Tanda-tanda starter bakteri terbentuk adalah adanya bau seperti tape.
  8. Untuk memelihara bakteri tetap hidup maka larutan diberi gula dan dedak.

Pembuatan Fermentasi Kompos

Lima belas (15) hari sebelum menyebar bibit lele maka kita persiapkan terlebih dahulu kompos kotoran sapi atau kambing. Kemudian dimasukkan kedalam kolam setinggi 10 cm secara merata. Perlu diingat dan diketahui bahwa proses pembuatan fermentasi kompos ini harus terkena panas matahari langsung.

Buatlah campuran yang terdiri dari starter bakteri pelepah pisang dan air dengan perbandingan 1:1 (5liter : 5liter) kedalam sebuah wadah. Aduk secara merata kemudian masukkan kedalam kolam yang sudah ditebari   kompos kotoran sapi atau kambing sebelumnya. Diamkan selama kurang lebih 3 hari kemudian aduk secara merata.

Lakukan cara tersebut diatas secara berulang selama dua kali, Setelah 7 hari, isi kolam dengan ketinggian air sekitar 20-30 cm kemudian biarkan selama 3-4 hari. Setelah itu isi air dengan ketinggian maksimal, endapkan minimal sehari semalam kemudian bibit Lele siap ditebar.

Pembuatan Maggot/Belatung

Untuk pembuatan maggot anda harus memerlukan media kompos, kalau bisa kompos burung puyuh yang sudah kering 1 sak dan gerajen/serbuk kayu jati 1 sak untuk 4000 ekor bibit dan nanti bisa digunakan sampai panen lebih. Kompos burung puyuh tadi ente taruh diatas sak atau plastik lalu ente fermentasi sama starter bakteri yang sudah ente buat tadi, caranya sama seperti diatas itu setelah itu campur media kompos tadi sama gergajen/serbuk kayu jati dan aduk merata, kalau sudah merata taruh ditempat yang teduh alias gak terkena panas matahari dan jangan usahakan media tadi kondisinya lembab terus, caranya pagi sore media tadi disiram tipis, tunggu beberapa hari maggot/belatungnya akan keluar dan siap untuk pakan lele.

Rincian untuk bibit lele 4000 ekor
Nama Media Jumlah Harga Keterangan
Kompos sapi/kambing 1 rit 150.000 Habis panen media di dasar kolam sudah habis
Starter Bakteri 1 galon Gratis Hanya cukup untuk fermentasi kompos dasar kolam & kompos burung puyuh
Kotoran burung puyuh 1 sak Gratis Bisa digunakan dari mulai tebar bibit sampai panen atau lebih
Serbuk kayu jati 1 sak Gratis -

Untuk budidaya berskala besar sebaiknya pemrosesan media-media tadi dilakukan jauh-jauh hari.
Kalau ada pertanyaan kenapa harus fermentasi, maka jawabannya adalah karena dengan fermentasi maka kandungan N-organik dan C-organik bakal naik sampai 2 kali lipat dan mematikan bakteri jahat pantogen.

Cara Beternak Ikan Gurame Di Kolam Terpal

I-Ternak - Cara Beternak Ikan Gurame Di Kolam Terpal adalah solusi alternatif yang dapat dilakukan dalam beternak ikan gurame selain kolam semen. Seperti dijelaskan sebelumnya pada posting blog bagaimana cara beternak ikan gurame bahwa ikan gurame memiliki nilai jual yang tinggi sekaligus masih menjadi primadona masyarakat. Sehingga ketika beternak ikan gurame adalah sebuah solusi tepat dalam mencari materi
Cara Beternak Ikan Gurame Di Kolam Terpal

Cara beternak ikan gurame / gurami dalam kolam  terpal

Dapat dilakukan dengan dua cara seperti berikut:

1. Menggali tanah dengan kedalaman tertentu biasanya sekitar 90 cm, kemudian terpal dipasang pada tanah galian tersebut.

Cara Beternak Ikan Gurame Di Kolam Semen

2. Memasang terpal pada permukaan tanah ( tidak menggali tanah), dengan bantuan rangka dari besi atau kayu ,terpal dirangkai menyerupai bak. Cara pertama beban terpal tidak terlalu berat sewaktu diberi air, cara kedua memudahkan kita melakukan penggantian dan pembersihan kolam. Dengan selang kita bisa menyedot kotoran-kotoran kolam terpal dengan mudah. Pada budi daya ikan gurame kolam terpal ini kotoran ikan gurame perlu dikeluarkan (shiftpond), agar kesehatan dan kebersihan air tetap terjaga.

Kolam terpal Pada Cara Beternak Ikan Gurame
Setelah kolam terpal selesi dibuat langkah selanjutnya adalah mengisi kolam dengan ikan gurame, akan tetapi sebelum ikan gurame dimasukkan perlu dipastikan terlebih dahulu kolam dalam kondisi bersih dari penyakit dan zat-zat berbahaya.

Terpal mengandung unsur kimia untuk pewarnaannya, maka sebelum dipasang perlu dicuci dan dibersihkan. Untuk membunuh patogen kolam yang telah terisi air ditaburi garam 2 ons/m3. Pastikan juga ikan gurame yang akan dibudidayakan tidak mengandung bibit penyakit. Jika ada gurame yang terkena penyakit perlu dikarantina terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kolam.

Proses selanjutnya adalah pemberian makan. Perlu diketahui bahwa ikan gurame diberi makan 2x sehari dengan pellet yang mengandung protein 25% sampai dengan 30 %. Frekuensi pemberian makan lebih baik dalam frekuensi yang banyak tetapi dalam jumlah sedikit-sedikit daripada dalam frekuensi sedikit tetapi jumlahnya banyak. Selain Pelet makanan untuk ikan gurame bisa ditambahkan daun-daunan dan sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan.

Cara beternak ikan gurame di kolam terpal, perlu dihindari pemberian makanan yang berlebihan, jika ada makanan yang tersisa harus segera dibuang. Makanan dan kotoran ikan yang ada di kolam mengandung zat amoniak yang dalam jumlah tertentu bersifat racun bagi gurame. Selain memberi makan dengan jumlah dan frekuensi teratur hal lain yang perlu diperhatikan adalah kualitas air.

Meski gurame cukup tahan dengan air yang tidak baik tetapi air perlu dibersihkan dan diganti sebagian (30%) secara periodik. Biasanya penggantian dilakukan satu minggu sekali dengan melakukan shift pond. Air disedot keluar dengan selang atau pompa, kotoran keluar melalui selang tersebut, kemudian diisi kembali dengan air baru. Lebih bagus lagi jika kolam diberi aerator atau filter untuk menambah kadar oksigen dan membersihkan kotoran secara otomatis.

Sekian tulisan mengenai Cara Beternak Ikan Gurame Di Kolam Terpal yang dapat disampaikan melalui blog ini, akhir kata kami ucapkan terimakasih dan selamat beternak ikan gurame --> SEMOGA SUKSES

Cara Beternak Ikan Gurame

I-Ternak - Cara Beternak Ikan Gurame di kolam semen dan terpal, Jika anda memiliki hobi beternak ikan, maka sudah saatnya anda melakukan sebuah usaha yang sangat terkait dengan hobi anda tersebut serta menghasilkan materi.

Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai Cara Beternak Ikan Gurame. Menurut kami bahwa peluang usaha yang tidak pernah ada habisnya adalah beternak ikan. Karena hampir setiap hari masyarakat membutuhkan ikan untuk di konsumsi. Sedangkan pasokan ikan yang ada tidak akan pernah mencukupi kebutuhan tersebut.

Cara Beternak Ikan Gurame

Beternak ikan gurame adalah sebuah peluang usaha yang sangat menjanjikan karena banyak masyarakat Indonesia sangat menggemari ikan satu ini. Apalagi sekarang banyak bermunculan warung-warung besar yang menjual sajian  gurame bakar dan berbagai sajian ikan gurame lainnya. Pasar seperti inilah yang membuat ikaan gurame menjadi primadona dalam beternak ikan.

Ikan Gurame Bakar

Harga ikan gurame relative lebih mahal dari ikan lainnya sehingga banyak peternak yang memilih beternak ikan jenis ini.  Cara beternak ikan gurame dapat dilakukan dengan modal kecil sampai besar sehingga terbuka untuk siapa saja.

Bagi anda yang tak memiliki lahan yang cukup anda bisa membudidayakan ikan gurame dengan menggunakan kolam dari terpal. Ikan gurame pada dasarnya membutuhkan air yang cukup. Dengan membuat kolam dari terpal anda bisa membuatnya walaupun di lahan yang sempit. Asalkan anda sabar merawatnmya maka ikan gurame tetap tumbuh dengan baik.

Anda bisa membuat kolam ikan gurame dengan terpal secara fleksibel sesuai dengan lahan yang ada dan di mana saja. Misalnya di pekarangan rumah, di sawah, dan lain-lain. Jika kolam terpal buatan anda ukurannya tidak terlalu besar tentu saja tidak bisa menampung ikan gurame dalam jumlah yang besar. Jika dipaksakan tentu akan banyak mengalami kematian. Jadi jumlah ikan harus di sesuaikan dengan ukuran kolam. Untuk ukuran kolam 1m2 dengan kedalaman 90 cm kira-kira bisa diisi dengan 10 ekor guramih dengan berat 2.5 ons.

Jika ikan gurame sudah semakin besar maka jumlahnya harus di kurangi, jika tidak maka perlu penambahan filter air yang memadai, dengan cara mengalirkan air kolam terpal dengan pompa ke suatu sistem filter dan setelah melalui filter air masuk kembali ke kolam.

Cara Beternak Ikan Gurame Di Kolam

1. Pemilihan telur
Untuk bisa menghasilkan telur gurame yang baik maka pertama kali yang harus dilakukan adalah seleksi induk dengan ciri-ciri induk sebagai berikut :

a. Induk jantan

  • Dahi agak menonjol menyerupai cula
  • Dasar sirip dada terang keputihan
  • Dagu berwarna kuning dan agak menonjol
  • Jika diletakan ditempat datar ekornya naik ke atas
  • Jika ditekan perlahan kelaminnya mengeluarkan sperma
  • Sangat baik untuk dijadikan induk berumur antara 3 - 7 tahun

b. Induk betina

  • Dahi rata
  • Dasar sirip dada gelap kehitaman
  • Dagu kurang menonjol
  • Ujung sirip ekor bundar
  • Sangat baik dijadikan induk antara 2,5 - 6 tahun

Berbeda dengan jenis ikan lainnya bahwa telur gurame sudah dapat di jual dengan harga Rp 40-50/butirnya. Dan biasanya dalam 1 induk gurame berukuran 2.5kg sd 3.5kg mampu menghasilkan 2000 sd 5000 butir telur gurame.

2. Produksi hasil pendederan
Untuk ukuran hasil pendederan ikan gurame terbagi menjadi beberapa jenis yaitu

a.Ukuran 2-3 cm umur 40 sd 50 hari dari telur dengan harga jual Rp 300-Rp 400/ ekor
b.Ukuran 4-5 cm umur 50 sd 60 hari dari ukuran 2-3 cm dengan harga jual Rp 800-Rp1000/ ekor
c.Ukuran 6-7 cm Umur 50 sd 60 hari dari ukuran 4-5 cm dengan harga jual Rp 1700–Rp 2000/ekor.
d.Ukuran 7-9 cm Umur 50 sd 60 hari dari ukuran 6-7 cm dengan harga jual Rp 2500-Rp3000/ekor

Untuk fase produksi hasil pendederan tidak ada ketentuan khusus dalam masa pemanenan sehingga pada saat konsumen membutuhkan ukuran sesuai dengan keinginan, walaupun belum berusia diatas 50 hari masa pemeliharaan, peternak dapat menjualnya.

3. Produksi hasil pembesaran
Tebar benih gurame masa pembesaran biasanya dilakukan pada ukuran 2ons s/d 3ons dengan jangka waktu antara 3 s/d 4 bulan masa panen. Ukuran masa panen pembesaran ikan gurame dalam jangka waktu tersebut biasanya menghasilkan ukuran sekitar 5 ons s/d 1 Kg.

Dengan membagi proses beternak ikan gurame kedalam 3 proses yaitu pembenihan, pendederan dan pembesaran maka beternak ikan gurame tidak akan dirasa lama.

Jika kita lihat, ikan gurame adalah jenis ikan yang masa pertumbuhannya relatif lamban dibanding jenis ikan lain seperti ikan mas, nila dsb. Tetapi jika kita amati perbedaan masa pertumbuhan itu tidaklah mencolok, kalau kita ambil contoh budidaya ikan nila dari ukuran 2-3 cm sampai mencapai rata-rata 7ons sebenarnya kalau dihitung waktu pasti tidak cukup 6-7 bulan, yang membedakan lamanya waktu pemanenan tersebut yang paling menonjol adalah ukuran masa konsumsinya, dalam arti ikan nila bisa di konsumsi dengan besaran ukuran 2-5 ons sedangkan untuk gurame dikonsumsi dengan besaran ukuran minimal 5 ons sd 1kg.

PENDEDERAN IKAN GURAME DI KOLAM PLASTIK
Ikan gurame termasuk ikan labirin, yakni dapat hidup dalam air yang kekurangan oksigen, karena ikan gurame dapat menghisap oksigen dari udara babas. Dengan kondisi tersebut, petani dapat melakukan usaha pembenihan pendederan ikan gurame, meskipun tidak mempunyai air yang mengalir.

Ikan gurame termasuk ikan yang tidak banyak gerak, sehingga dengan area yang relatif sempitpun dapat ditanami ikan dalam jumlah banyak. Hal ini dapat menghemat lahan dan memberikan peluang kepada petani yang mempunyai lahan sempit untuk mempunyai kolam pendederan gurame sebagai sumber pendapatan keluarga. Selain itu, ikan gurame bernilai ekonomis tinggi dibandingkan dengan jenis ikan lainnya benih maupun konsumsi.

Kolam plastik Pada Cara Beternak Ikan Gurame
Tasikmalaya memang sudah sejak lama dikenal sebagai sentra budidaya perikanan air tawar termasuk ikan gurami baik di tingkat provinsi maupun nasional, juga sampai ke luar negeri. Dan banyak petani ikan asal luar negeri yang berguru perikanan air tawar ke Tasikmalaya. Meskipun demikian, tidak semua wilayah di Kab. Tasikmalaya dapat melakukan kegiatan budidaya ikan air tawar, karena ketersediaan air yang kurang. Karena ketersediaan air yang minim, maka pendederan ikan gurame pada kolam plastik menjadi salah satu jawaban yang tepat bagi sub sektor perikanan.

Dengan kolam plastik, lahan sempit dan air yang kurang, bukan suatu masalah lagi. Karena kolam plastik ini " adalah usaha budidaya yang hemat lahan dan air, serta untungnya besar Dalam budidaya ikan, orang lebih mengenal tambak, karamba, jaring apung, kolam air tenang dan kolam air deras. Selain itu, adalagi kolam batu dan kolam plastik.

Kolam batu ada di daerah Kec. Cikatomas Kab. Tasikmalaya, yaitu kolam yang dibuat pada lahan cadas. Kolam batu dianalogkan dengan sawah, yakni kolam tadah hujan, karena mengandalkan air hujan sebagai sumber airnya. Kolam batu tersebut berfungsi sebagai bak penampungan air untuk sumber air di musim kemarau dan sebagai kolam tetenong.

Kolam plastik sebenarnya bukan istilah baru dan sudah digunakan meski terbatas di lingkungan lembaga. perikanan. Namun di Kab. Tasikmalaya, kolam plastik tersebut berkembang pesat baru-baru ini di Kec. Cineama dan Kec. Manonjaya.

Sampai saat ini, sudah lebih dari 600 buah kolam plastik yang dibangun petani ikan di dua wilayah kecamatan tersebut. Kolam plastik bukanlah kolam khusus yang terbuat dari plastik tetapi tetap terbuat dari tanah. Namun, karena tanah di daerah tersebut adalah tanah yang porus/sarang (tidak dapat menahan air) dan airnya bukanlah air yang mengalir, maka air di kolam tersebut tidak cepat habis, dasar kolam dan pinggir kolam dilapisi plastik.

Luas kolam plastik kecil, rata-rata 14 meter persegi dengan kedalaman air antara 10-60 cm. Kecuali untuk kolam pendederan I dan pendederan II, luasnya cukup 2 meter persegi dengan kedalaman air 10 cm. Begitu pula untuk ukuran kaset, luasnya bisa 2-3 kali luas dibandingkan dengan kolam untuk ukuran benih yang lebih kecil dari ukuran kaset dan kedalamannya bisa sampai I meter. Ukuran panjang atau lebar kolam disesuaikan dengan keadaan lahan.

Analisa Usaha Beternak Ikan Gurame
Khusus di kalangan petani ikan di Kab. Tasikmalaya dikenal sebagai istilah untuk ukuran benih ikan, mulai dari lepas baskom (lempung), biji ketimun, biji labu, kuku, paneker, silet, kotak, korek, garfit sampai kaset. Benih ikan mulai dari lempung sampai sebesar kaset membutuhkan waktu sekitar 8 bulan atau 8 periode pendederan. Sedangkan pendederan untuk masing-masing periode pendederan berkisar antara 17-30 hari.

Pendederan I menghasilkan benih ukuran biji mentimun lama pendederan 17-20 hari, pendederan II (biji labu) selama 17-20 hari, pendederan III (ukuran kuku) selama 30 hari, pendederan I (paneker) selama 30 hari, pendederan A (silet) 30 hari, pendederan (korek) 30 hari, pendederan VII (korek) 30 hari dan pendederan VIII (kaset) selama 30-45 hari. Namun dari berbagai periode pendederan, yang dinilai paling menguntungkan adalah pendederan I dan 11.

Analisa usaha budidaya pendederan I lepas baskom (1 -3 cm) pada kolam 2 meter persegi yakni, pembuatan kolam bayar upah I orang pekerja untuk I hari Rp. 20.000
beli plastik 2 meter @ Rp. 7.000 (Rp. 14.000) dan spin Rp. 7.000. jumlahnya Rp. 41.000.
Beli benih 4.000 ekor kali Rp. 5 menghasilkan Rp. 20.000
Biaya lain-lain Rp. 50.000.
Sehingga totalnya Rp. 131.500.
Kemudian hasil produksi sebesar biji mentimun jumlah ikannya 3.000 ekor x Rp. 125/ekor menjadi Rp.375.000 – Rp.131.000 = Rp.243.500 (keuntungannya).

Kamis, 06 Desember 2012

Waktu Panen Belut

I-Ternak - Waktu panen belut adalah sebuah waktu yang ditunggu-tunggu bagi peternak belut begitu juga dengan saya pribadi. Jika sebelumnya kita membahas mengenai proses memelihara belut maka pada kesempatan ini kita membahas bagian akhir beternak yaitu waktu panen belut.

waktu panen belut

Waktu penen belut dapat dilakukan bertahap, selama pemeliharaan dengan waktu 6 bulan bisa dipanen sebanyak 6 kali. Panenan pertama dapat dilakukan setelah 1,5 bulan dari mulai benih dimasukan. Panen berikutnya dapat dilakukan setiap 3 minggu sekali. Tiap pemanenan sebaiknya dilakukan pada bagian yang terendam air saja. Jadi tempat sarang mereka tidak terganggu. Kecuali pada panen total di mana seluruh tanah lumpur sarang mereka dibongkar semuanya.

Kalau menginginkan panen belut secara bertahap terus-menerus, selama itu pula tempat sarang mereka jangan diganggu. Atau dapat digunakan sistem 2 bak yang saling berhubungan. Semula keduanya merupakan bak tempat berkembang biak, setelah diadakan panen pertama bak yang satu tetap sebagai tempat berkembang biak sedang yang satunya lagi sebagai tempat pengambilan. Kedua bak ini dibatasi dinding penyekat. Pada dinding tersebut dibuat lubang penghubung yang berfungsi sebagai jalan para belut berpindah tempat dari bak pembiakan ke bak pengambilan. Permukaan bak pengambilan dibuat lebih rendah sehingga belut yang sudah terlanjur pindah kemari tidak dapat balik lagi ke bak pembiakan.

Belut yang baru dipanen sebaiknya jangan sampai mengalami stres dan kematian. Belut yang baru diangkat dari kolam pembesaran dapat segera dikirim ke pasar atau tempat tujuan. Jika jarak pengiriman tidak terlalu jauh, belut dapat ditempatkan di balongan, jerigen plastik yang diberi lubang-lubang ventilasi, atau plastik berisi air yang diberi oksigen. Namun, jika tempat tujuan pengiriman jauh, sebaiknya gunakan sterofoam berventilasi yang dilengkapi dengan es batu yang sudah dipecah kecil-kecil untuk menjaga suhu tetap dingin.

Volume pengemasan dengan menggunakan balongan atau jerigen plastik sebaiknnya disesuaikan dengan bsarnya balongan atau jerigen, yakni 3-4 dari tinggi balongan atau jerigen tersebut, kemudian tambahkan dengan air bersih hingga menutupi seluruh populasi belut.

Tips pada waktu panen belut terutama pada saat pengiriman yaitu tambahkan 1-2 sendok minyak sayur kedalam air media pengangkutan untuk mengurangi jumlah lendir yang dihasilkan oleh belut. Sehingga kualitas air akan selalu terjaga selama waktu pengangkutan.

Sekian ulasan dokumentasi mengenai Waktu Panen Belut, Semoga berhasil dan jika punya pengalaman dalam beternak hewan menggelikan satu ini maka kami persilahkan untuk mengirimkan tulisannya melalui form komentar atau email.

Proses Memelihara Belut

I-Ternak - Pada kesempatan kali ini kita akan membahas Proses Memelihara Belut yang jika sebelumnya kita telah membahas mengenai cara beternak belut. Semoga dokumentasi ini dapat membantu pemilik blog secara pribadi dan pengunjung pada umumnya

proses memelihara belut

Prose Pembenihan Belut

Proses pembenihan belut diawali dengan menyiapkan bibit induk belut 2 macam ukuran yang berbeda umur yaitu: pertama, belut yang panjangnya antara 20-30 cm. Belut ini merupakan induk betina yang sudah siap kawin. Kedua, belut yang panjangnya sudah lebih 40 cm. Belut ini berfungsi sebagai pejantan.

Belut yang dimasukkan dalam kolam peternakan adalah satu ekor jantan dan dua ekor betina untuk kolam seluas 1 meter persegi. Proses pembenihan belut melalui pemijahan berbeda dengan pemijahan jenis-jenis ikan lain pada umumnya yang lebih banyak pejantannya dibanding betina. Yang perlu diingat bahwa selama pemijahan air harus tetap mengalir, walau secara pelahan-lahan.

Berikut penjelasan proses pemeliharaan belut:

a. Pemeriksaan induk belut
Setelah induk-induk dimasukkan dalam kolam perkawinan (peternakan), kolam harus diperiksa setiap hari. Kalau mulai terlihat gelembung-gelembung busa, tandanya belut sudah membuat lubang perkawinan. Selanjutnya setiap gelembung busa diberi tanda dengan menancapkan ajir bambu, guna memudahkan penangkapan benih hasil perkawinan nanti. Busa tersebut akan tetap terlihat sampai sepuluh hari kemudian, setelah itu akan menghilang. Hilangnya busa ini menunjukkan kalau perkawinan sudah selesai berlangsung.

Menetasnya telur tinggal menunggu waktu saja. Biasanya dalam sepuluh hari kemudian telur-telur sudah menetas. Sebelum telur menetas kita harus selalu mengawasinya dengan baik.

Setelah menetas dan anak-anak belut berumur 5-8 hari, sebaiknya benih-benih tersebut segera diambil. Pada umur ini benih belut belum mampu menyebar ke berbagai penjuru untuk menggali lubang dan masih tetap berkumpul di lubang sarang induknya. Ukuran benih pada saat ditangkap kira-kira baru sepanjang 1,5 - 2,5 cm dan untuk menangkap benih ini sebaiknya kolam jangan dikeringkan. Pertama tangkaplah terlebih dahulu belut jantan pengasuh dengan jala sodoran bermata lembut. Selanjutnya induk-induk lain dipindahkan ke kolam penampungan induk.

b. Tanda-tanda kelamin belut
Ciri-ciri kelamin belut betina adalah panjangnya antara 10-30 cm, kulitnya berwarna lebih cerah/muda dan bentuk kepalanya runcing sedang belut jantan panjangnya antara 30-50, warna kulitnya lebih tua dan bentuk kepalanya tumpul. Sifat kelamin pada belut dapat berubah-ubah atau Progynus Hermaphrodite dimana seekor belut dapat mengalami masa-masa kosong kelamin, masa betina, masa jantan, dan akhirnya dapat menjadi kanibal (saling bunuh dan makan antar mereka).

c. Pendewasaan belut
Membesarkan benih belut diperlukan kolam pemeliharaan yang cukup persediaan makanan, dan cukup sehat lingkungan guna pertumbuhan yang baik.

Jumlah benih yang bisa ditebarkan dalam kolam pembesaran ini adalah 500 ekor (ukuran 1 cm) per m2. Jadi untuk kolam seluas 100 m2 bisa ditebarkan benih sebanyak 50.000 ekor belut. Masa pemeliharaan benih belut ini tak boleh lebih dari 2 bulan karena kolam harus dibongkar dan diperbaharui lagi bahan organiknya. Hasil yang bisa dipungut adalah belut berukuran 5-8 cm. Jadi untuk memperolah belut konsumsi yang berukuran 30 cm ke atas jelas masih memerlukan pemeliharaan lebih lanjut. Tapi bagi pedagang benih, anak belut berukuran 5-8 cm ini sudah bisa diperdagangkan dengan harga yang sangat menguntungkan.

PERBANYAKAN INDUK BELUT

Untuk bisa menjadi ikan konsumsi yang disukai, diperlukan pemeliharaan kurang lebih 4 bulan. Memelihara induk belut bisa dipergunakan kolam lain seluas 100 m2 atau lebih. Persiapannya mirip dengan membuat kolam pemeliharaan atau pembesaran benih. Jadi diperlukan penyediaan bahan-bahan organik (sekam padi, dedak kasar, pupuk kandang, dan ikatan-ikatan merang atau jerami) seperti pada permulaan. Tetapi jumlah belut yang kita pelihara per meter perseginya harus dikurangi. Cukup 100 ekor benih belut berukuran 5-8 cm saja untuk per meter persegi kolam. Untuk kolam pemeliharaan seluas 100 m2 bisa dipelihara belut sebanyak 10.000 ekor saja.

Supaya lebih mempercepat pertumbuhan belut muda, bisa dibantu dengan memberikan makanan tambahan berupa cincangan siput, larva serangga atau cacing. Dua bulan kemudian belut konsumsi sudah siap dipanen. Pemanenan dilakukan dengan memasang bubu-bubu berumpun pada malam hari, sebelum pemanenan dilakukan keesokan harinya dengan cara mengeringkan kolam. Hasilnya adalah ikan-ikan belut berukuran 25-30 cm. Belut-belut serupa inilah yang paling banyak dicari konsumen.

MAKANAN POKOK DAN MAKANAN TAMBAHAN BELUT

Pada waktu masih kecil, belut memakan jasad-jasad renik. Jika telah dewasa memakan juga larva-larva, serangga, cacing tanah serta benih-benih ikan yang masih lemah. Sedangkan makanan tambahan adalah seperti tepung ikan, dedak, bekatul, pelet, sisa-sisa dapur, nasi dan lain sebagainya.

Sekian dokumentasi mengenai Proses Memelihara Belut, akhir kata kami ucapkan selamat beternak belut dan semoga sukses dengan hasil panen yang menggiurkan.

Rabu, 05 Desember 2012

Manfaat Belut Bagi Manusia

I-Ternak - Pada kesempatan kali ini akan didokumentasikan mengenai Manfaat Belut Bagi Manusia. Seperti daging ikan pada umumnya, belut merupakan bahan makanan yang banyak mengandung zat-zat gizi. Bahkan zat-zat gizi yang terdapat pada daging belut ternyata lebih tinggi dibandingkan zat-zat yang terdapat pada telur pada berat yang sama. Untuk kandungan energinya belut lebih besar, bila dibandingkan dengan daging sapi dalam porsi yang sama. Begitu pula kandungan vitamin A-nya, ternyata belut jauh lebih kaya. Itulah sebabnya mengapa budidaya belut salah satu usaha yang dianjurkan pemerintah guna meningkatkan gizi dan pendapatan keluarga

Manfaat belut bagi manusia


a. Zat Besi

Berikut kegunaan zat-zat besi yang terdapat pada belut di antaranya adalah; Belut kaya akan zat besi (20 mg/100 g), jauh lebih tinggi dibandingkan zat besi pada telur dan daging (2,8 mg/ 100g). Konsumsi 125 gram belut setiap hari telah memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi, yaitu 25 mg per hari. Zat besi sangat diperlukan tubuh untuk mencegah anemia, yang ditandai oleh tubuh yang mudah lemah, letih, dan lesu.

Zat besi berguna untuk membentuk hemoglobin darah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen tersebut selanjutnya berfungsi untuk mengoksidasi karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi untuk aktivitas tubuh. Itulah yang menyebabkan gejala utama kekurangan zat besi adalah lemah, letih, dan tidak bertenaga. Zat besi juga berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit infeksi.

b. Fosfor

Belut juga kaya akan fosfor. Nilainya dua kali lipat fosfor pada telur. Tanpa kehadiran fosfor, kalsium tidak dapat membentuk massa tulang. Karena itu, konsumsi fosfor harus berimbang dengan kalsium, agar tulang menjadi kokoh dan kuat, sehingga terbebas dari osteoporosis. Di dalam tubuh, fosfor yang berbentuk kristal kalsium fosfat umumnya (sekitar 80 persen) berada dalam tulang dan gigi.

Fungsi utama fosfor adalah sebagai pemberi energi dan kekuatan pada metabolisme lemak dan karbohidrat, sebagai penunjang kesehatan gigi dan gusi, untuk sintesis DNA serta penyerapan dan pemakaian kalsium. Kebutuhan fosfor bagi ibu hamil tentu lebih banyak dibandingkan saat-saat tidak mengandung, terutama untuk pembentukan tulang janinnya. Jika asupan fosfor kurang, janin akan mengambilnya dari sang ibu. Ini salah satu penyebab penyakit tulang keropos pada ibu. Kebutuhan fosfor akan terpenuhi apabila konsumsi protein juga diperhatikan. Kandungan vitamin A yang mencapai 1.600 SI per 100 g membuat belut sangat baik untuk digunakan sebagai pemelihara sel epitel. Selain itu, vitamin A juga sangat diperlukan tubuh untuk pertumbuhan, penglihatan, dan prows reproduksi. Belut juga kaya akan vitamin B. Vitamin B umumnya berperan sebagai kofaktor dari suatu enzim, sehingga enzim dapat berfungsi normal dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B juga sangat penting bagi otak untuk berfungsi normal, membantu membentuk protein, hormon, dan sel darah merah.

Sekian dokumentasi mengenai Manfaat Belut Bagi Manusia, semoga dapat membantu membuka wawasan mengenai hewan menggelikan yang satu ini. Semoga berhasil dan lekas panen

Cara Beternak Belut

I-Ternak - Cara beternak belut adalah sebuah cara alternatif mendapatkan pekerjaan dan atau penghasilan tambahan dengan memanfaatkan sedikit kemampuan dan ruang yang ada di dalam rumah. Beternak belut bisa dikatakan mudah jika kita mengetahui bagaimana caranya yang tepat.

cara beternak belut

Untuk mengetahui bagaimana cara beternak belut maka ulasan berikut ini dapat membantu langkah awal beternak belut.

Persyaratan Lokasi Beternak Belut

  1. Secara klimatologis ikan belut tidak membutuhkan kondisi iklim dan geografis yang spesifik. Ketinggian tempat beternak belut dapat berada di dataran rendah sampai dataran tinggi. Begitu pula dengan kelembaban dan curah hujan tidak ada batasan yang spesifik.
  2. Kualitas air untuk beternak belut harus bersih, tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbah pabrik. Kondisi tanah dasar kolam tidak beracun.
  3. Suhu udara/temperatur optimal untuk pertumbuhan belut berkisar antara 25-31 derajat C.
  4. Pada prinsipnya kondisi perairan adalah air yang harus bersih dan kaya akan osigen terutama untuk bibit/benih yang masih kecil ukuran 1-2 cm. Untuk perkembangan selanjutnya belut dewasa tidak memilih kualitas air sehingga dapat hidup di air yang keruh.

Pemilihan Bibit Belut

Untuk mengoptimalkan hasil panen beternak belut diperlukan teknik pemilihan bibit yang baik dan tepat, sehingga diperoleh belut berkualitas baik sehingga tidak menghasilkan keturunan abnormal. Maka benih belut yang dipilih harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
  • Anggota tubuhnya masih utuh dan mulus, yaitu tidak ada luka bekas gigitan,
  • Gerakan tubuhnya lincah dan agresif.
  • Penampilannya sehat yang dicirikan dari tubuhnya yang keras, tidak lemas jika di pegang
  • Tubuhnya berukuran kecil dan berwarna kuning kecoklat-coklatan
  • Usianya berkisar 2 bulan – 4 bulan
Belut bersifat hermaprodit atau mempunyai kelamin ganda sehingga menjalani pergantian kelamin dari betina ke jantan dalam siklus kehidupannya. Belut muda selalu berkelamin betina. Sedangkan belut yang sudah tua selalu berkelamin jantan. Karena sifat – sifatnya itu maka terjadi masa kosong kelamin atau banci pada belut.

Karena adanya perubahan kelamin maka belut sering terjadi kanibalisme, saling bunuh dan makan diantara mereka sendiri. Induk belut yang baik dapat dikenali dari penampilannya.

Pemeliharaan dan Pembesaran

Pemupukan kolam dengan jerami yang sudah lapuk diperlukan untuk membentuk lumpur yang subur dan pupuk kandang juga diperlukan sebagai salah satu bahan organik utama.

Belut akan cepat besar jika medianya cocok. Media yang digunakan terdiri dari lumpur kering, kompos, jerami padi, pupuk TSP, dan mikroorganisme stater. Peletakkannya diatur: bagian dasar kolam dilapisi jerami setebal 50 cm. Di atas jerami disiramkan 1 liter mikroorganisma stater. Berikutnya kompos setinggi 5 cm. Media teratas adalah lumpur kering setinggi 25 cm yang sudah dicampur pupuk TSP sebanyak 5 kg.

Karena belut tetap memerlukan air sebagai habitat hidupnya, kolam diberi air sampai ketinggian 15 cm dari media teratas. Jangan lupa tanami eceng gondok sebagai tempat bersembunyi belut. Eceng gondok harus menutupi ¾ besar kolam.

Bibit belut tidak serta-merta dimasukkan. Media dalam kolam perlu didiamkan selama 2 minggu agar terjadi fermentasi. Media yang sudah terfermentasi akan menyediakan sumber pakan alami seperti jentik nyamuk, zooplankton, cacing, dan jasad-jasad renik. Setelah itu baru bibit belut dimasukkan.

Pemberian Pakan Bila diperlukan bisa diberi makanan tambahan berupa cacing, kecoa, ulat besar (belatung) yang diberikan setiap 10 hari sekali.

Mungkin itulah sedikit informasi mengenai Cara Beternak Belut yang dikutip dari berbagai sumber,buat sobat yang ingin mencoba membudidayakan belut,silahkan dicoba teknik diatas. Akhir kata kami ucapkan sukses dalam beternak belut dan semoga panen dengan hasil sesuai yang diinginkan.

Senin, 19 November 2012

Tips Menjalankan Usaha Beternak Ikan Lele

I-Ternak - Berikut adalah tips menjalankan usaha beternak ikan lele yang dapat kami dokumentasikan pada kesempatan ini. Perlu diketahui bahwa ikan lele adalah jenis ikan air tawar yang sangat digemari masyarakat Indonesia karena rasanya yang lezat dan harganya yang cenderung tidak begitu mahal.

Tips Menjalankan Usaha Beternak Ikan Lele

Lele merupakan salah satu jenis ikan yang mudah diternakkan karena ikan ini cenderung mempunyai daya tahan tinggi dan pakannya tidak mahal. Usaha peternakan lele dapat dimulai dengan modal kecil dan cara yang tidak sulit, sementara potensi keuntungan yang akan didapat sangat menggiurkan. Dalam 3 bulan saja bisa panen!

Jika ingin usaha beternak ikan lele berkembang dengan baik maka hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.

Tips Menjalankan Usaha Beternak Ikan Lele

  1. Anda harus sudah bisa memastikan kemungkinan pemasaran ikan lele Anda dengan melakukan survey pasar-pasar ikan atau mengunjungi restoran dan warung yang menghidangkan menu ikan lele serta menggali informasi adanya kesempatan kerjasama
  2. Jika mungkin, buatlah kolam tanah karena kolam ini paling ideal untuk peternakan lele. Jika tidak, anda dapat membuat kolam semen atau terpal, namun kolam tanah merupakan kolam yang dapat menerima bibit halus. Anda dapat mulai dengan membuat kolam peternakan lele berukuran 5 x 10 meter
  3. Pastikan perbandingan jumlah lele dengan kolam seimbang, tidak terlalu banyak atau sedikit. Idealnya, dalam satu kolam peternakan lele terdapat 100 hingga 120 ekor ikan per meter perseginya.
  4. Pastikan Anda mengecek tingkat keasaman (PH) air sudah di antara 7 atau 8, yang merupakan PH ideal untuk pertumbuha ikan lele. Anda dapat menggunakan alat pengukur PH (dapat dibeli di toko) agar yakin sebelum anda menuangkan bibit lele
  5. Buatlah bibit-bibit lele ‘terbiasa’ dengan kondisi air kolam Anda sebelum memasukkannya kedalam kolam. Cara mengkondisikannya dapat dilakukan dengan cara menuangkan bibit ikan lele ke dalam jerigen berisi air kolam dan menunggu beberapa jam sebelum memasukkannya kedalam kolam
  6. Jangan langsung memberi makan bibit lele segera setelah dituangkan kedalam kolam setidaknya selama setengah hari. Hal ini dikarenakan dapat membuat bibit lele cepat mati atau rentan terhadap penyakit
  7. Jika air sudah bau maka harus segera diganti dan dapat dilakukan dengan cara mengganti separuh air dengan air baru atau menguras seluruh air di dalam kolam dan menggantinya dengan yang baru
  8. Sebagai tambahan, anda harus sudah memutuskan sejak awal apakah ingin membuka peternakan lele untuk pembibitan atau pembesaran. Perbedaan dua jenis usaha ini akan menentukan cara perawatan terutama dalam pemberian pakan. Peternak ikan lele untuk pembibitan harus menambah makanan ikan-ikannya dengan larva cacing sutra berumur 5 hari sementara peternak ikan lele untuk pembesaran cukup memberi makanan seperti potongan daging ayam dari bagian yang tidak terpakai untuk tambahan pakan berupa pelet.
Nah, itulah tulisan mengenai tips menjalankan usaha beternak ikan lele yang dapat disampaikan melalui tulisan blog. Kami ucapkan banyak terimakasih dan semoga sukses denga usaha beternak ikan lele yang sedang dijalankan. Jika Anda ingin berbagi tips dengan banyak orang dalam menjalankan usaha beternak ikan lele maka sampaikan saja melalui form koementar yang ada di bawah postingan.

Peluang Usaha Beternak Ikan Lele

I-Ternak - Peluang usaha beternak ikan lele sangat menggiurkan jika kita selidiki lebih detail karena dengan modal usaha kecil dapat mendatangkan profit menguntungkan dan hal yang tidak kalah menariknya adalah dapat dijalankan oleh semua orang.

Peluang Usaha Beternak Ikan Lele

Jika Anda tertarik untuk menjalankan usaha beternak ikan lele maka beberapa tips dibawah ini dapat Anda ikuti. Hal pertama yang harus anda siapkan adalah tempat. Bila tidak mempunyai dana cukup, maka membuat satu kolam sudah cukup untuk beternak ikan lele. Usahakan kolam yang anda miliki setidaknya berukuran cukup luas untuk menampung banyak benih lele.

Untuk jenis kolam bukanlah sebuah kendala, Anda bisa menggunakan kolam tanah atau tembok karena yang paling penting dalam usaha beternak ikan lele adalah jenis benih lele yang dipakai. Harga benih lele yang berkisar antara 100 sampai 150 rupiah per ekor untuk benih lele sebesar ibu jari.

Anda bisa membeli 300 sampai 400 ekor benih lele untuk ditebarkan kedalam kolam. Sedangkan untuk pakan, anda bisa membeli pellet lembut yang juga banyak dijual di toko hewan atau membuat pakan sendiri. Anda mungkin hanya memerlukan sekitar 3 kg per bulan dengan harga pakan per kilogram sekitar 5000 rupiah. Jadi, bisa dikatakan usaha beternak ikan lele hanya memerlukan dana yang sedikit. Dan untuk pakan ekstra, bisa ditambahkan sisa nasi sehari-hari.

Yang perlu diperhatikan adalah perawatan yang benar untuk usaha beternak ikan lele seperti mengkondisikan kolam sesuai dengan habitat lele yang biasa hidup di air rawa yang keruh, dan juga waktu yang tepat untuk memindahkan lele untuk berkembang ke fase selanjutnya dari fase benih ke masa panen.

Dan hal yang lebih menarik adalah Anda tidak perlu mencari distributor atau tengkulak untuk menjual hasil usaha beternak ikan lele. Anda bisa memasang tulisan jual ikan lele dengan harga per ekor di depan rumah atau mempromosikannya sendiri ke warung-warung maka keuntungan lebih besar akan menjadi milik Anda.

Nah, itulah sekilas mengenai peluang usaha beternak ikan lele yang dapat disampaikan pada kesempatan kali ini. Akhir kata kami sampaikan terimakasih dan semoga sukses dalam beternak ikan lele, sampai jumpa di tulisan berikutnya.

Minggu, 18 November 2012

Keunggulan Ikan Lele Sangkuriang

I-Ternak - Pada kesempatan kali ini penulis akan mendokumentasikan keunggulan ikan lele sangkuriang (Clarias SP) yang merupakan hasil dari rekayasa genetik Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Sukabumi sebagai upaya perbaikan mutu ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) yang telah mengalami penurunan kualitas dikarenakan perkawinan sekerabat (inbreeding) dan seleksi induk yang salah (penggunaan induk berkualitas rendah).

Keunggulan ikan lele sangkuriang

Lele sangkuriang merupakan perbaikan genetik melalui silang balik antara induk betina lele dumbo generasi kedua (F2) dan jantan lele dumbo generasi keenam (F6). Induk betina (F2) berasal dari keturunan kedua lele dumbo yang dikenalkan ke Indonesia pada tahun 1985. Sedangkan induk jantan F6 merupakan persediaan induk yang ada di Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi. Induk dasar yang diseminasikan (ditebarkan) dihasilkan dari silang balik tahap kedua antara induk betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan hasil silang balik tahap pertama (F2 6).

Keunggulan Lele Sangkuriang dibanding Lele Dumbo:
  1. Fekunditas atau kemampuan memproduksi telur Lele Sangkuriang lebih banyak, yaitu sekitar 40.000-60.000 butir telur/kg bobot induk. Sedangkan Lele Dumbo hanya 20.000-30.000 butir telur/kg
  2. Derajat penetasan telur Lele Sangkuriang >90%, sedangkan Lele Dumbo hanya >80%
  3. Nilai Feeding Convertion Rate (FCR) Lele Sangkuriang sekitar 0,8 yang artinya untuk menghasilkan 1kg daging dibutuhkan 0,8kg pakan. Sementara, Lele dumbo nilai FCR-nya lebih dari 1
  4. Lele Sangkuriang relatif lebih tahan terhadap penyakit, karena sangkuriang mampu meredam serangan bakteri Trichodina sp, Aeromonas hydrophilla, dan Ichthyopthirius sp. Sedangkan Lele Dumbo lebih mudah mati terserang penyakit
  5. Benih lele sangkuriang dengan ukuran 7 – 8 cm hanya memerlukan waktu sekitar 58 hari untuk mencapai panen, sedangkan untuk lele dumbo dapat mencapai tiga bulan
Keunggulan ikan lele sangkuriang - sangkuriang vs dumbo

Sekian dokumentasi mengenai keunggulan ikan lele sangkuriang, semoga dapat membantu penulis secara pribadi dan pengunjung pada umumnya dalam beternak terutama dalam hal pemilihan jenis bibit ikan lele. Akhir kata, semoga kita semua dapat berhasil menjadi peternak ikan lele yang sukses.

Cara Membuat Pakan Ikan Lele Organik

I-Ternak - Cara Membuat Pakan Ikan Lele Organik adalah sebuah cara yang dapat ditempuh ketika harga pakan non organik melambung sangat tinggi yang menjadikan biaya produksi menjadi naik beberapa kali lipat yang dapat mengurangi keuntungan pada saat panen.

Cara Membuat Pakan Ikan Lele Organik

Perlu diketahui bahwa ikan lele organik mempunyai beberapa kelebihan dibanding dengan non organik dilihat dari beberapa segi antara lain penghematan biaya produksi, rasa, dan manfaatnya untuk kesehatan.

Pakan ikan lele organik berasal dari limbah kotoran sapi sehingga harga pembuatannya akan menjadi lebih murah dibanding dengan pakan lele non organik.

Berikut adalah beberapa manfaat beternak ikan lele dengan pakan organik,

  1. Limbah kotoran sapi menjadi bermanfaat
  2. Air kolam tidak berbau busuk
  3. Hemat biaya pemeliharaan
  4. Tidak perlu mengganti air kolam
  5. Ikan lele organik mempunyai rasa yang lebih gurih
  6. Bobot ikan lebih berat per ekornya
  7. Lebih aman dari segi kesehatan manusia
  8. Nilai gizi lebih tinggi dan kolesterol lebih rendah
  9. Air bekas lele organik dapat dijadikan sebagai pupuk tanaman
  10. Dapat menolong peternak sapi

Cara membuat pakan ikan lele organik

  1. Kumpulkan kotoran sapi yang yang masih segar/baru dan masukkan ke dalam kolam khusus yang terpisah dari lele
  2. Campurkan larutan fermentor EM4 dan tetes tebu/gula dengan perbandingan 1 liter fermentor 2 liter tetes tebu/gula dan 10 liter air sampai merata. 
  3. Dalam waktu 7-10 hari akan tumbuh plankton-plakton yang akan menjadi pakan utama lele. 
  4. Cara memberi makan lele cukup ambil beberapa ember dari kolam yang berisi plankton tadi di masukkan kedalam kolam yang berisi lele dan dalam waktu kurang lebih 2 bulan lele bisa di panen.
Alasan kotoran sapi digunakan untuk membuat pakan ikan lele karena paling cepat di uraikan dan menghasilkan makhluk organisme berupa plankton sebagai pakan utama lele. Dan kelebihan lele organik di banding non organik adalah lele lebih keset, ukuran lele sama dengan non organik tapi lebih berbobot/berat, rasa lebih gurih dan tentunya tidak mengandung zat kimia dan lebih bergizi.

Cara Membuat Pakan Ikan Lele

I-Ternak - Cara Membuat Pakan Ikan Lele adalah sebuah cara alternatif yang dapat ditempuh oleh petani ikan dalam menyiasati harga pakan produksi pabrik yang begitu tinggi harganya. Dan perlu diketahu pakan ikan lele yang diproduksi pabrik selalu naik harganya dan secara otomatis akan meng urangi keuntungan pada saat panen.

Sehingga penggunaan pakan alternatif ini diharapkan dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan keuntungan panen ikan lele. Langsung saja kita simak bagaimana cara membuat pakan ikan lele ini.

Cara Membuat Pakan Ikan Lele

1. Cara Membuat Pakan Ikan Lele - Persiapan Bahan
Komposisi bahan (% berat): tepung ikan=27,00; bungkil kacang kedele=20,00; tepung terigu=10,50; bungkil kacang tanah=18,00; tepung kacang hijau=9,00; tepung darah=5,00; dedak=9,00; vitamin=1,00; mineral=0,500;

Contoh
Membuat pakan ikan lele seberat 5kg

Bahan Komposisi (%) Komposisi (gr)
Tepung ikan 27 1.350
Bungkil kacang kedelai 20 1.000
Tepung terigu 11 525
Bungkil kacang tanah 18 900
Tepung kacang hijau 9 450
Tepung darah 5 250
Dedak/bekatul 9 450
Vitamin 1 50
Mineral 1 50

2. Cara Membuat Pakan Ikan Lele - Proses Pembuatan
Dengan cara menghaluskan bahan-bahan, dijadikan adonan seperti pasta, dicetak dan dikeringkan sampai kadar airnya kurang dari 10%. Penambahan lemak dapat diberikan dalam bentuk minyak yang dilumurkan pada pellet sebelum diberikan kepada lele. Lumuran minyak juga dapat memperlambat pellet tenggelam.

3. Cara Membuat Pakan Ikan Lele - Cara pemberian pakan:

  • Pellet mulai dikenalkan pada ikan lele saat umur 6 minggu dan diberikan pada ikan lele 10-15 menit sebelum pemberian makanan yang berbentuk tepung.
  • Pada minggu 7 dan seterusnya sudah dapat langsung diberi makanan yang berbentuk pellet.
  • Hindarkan pemberian pakan pada saat terik matahari, karena suhu tinggi dapat mengurangi nafsu makan lele.

Cara Membuat Pakan Alternatif Lain Ikan Lele

Lele adalah hewan scavengger(pemakan bangkai) dan bersifat omnivora/apa saja dapat dimakan, termasuk saudaranya(kanibal)

Alternatif A
1. dedak halus (karbohidrat)
2. tepung kedelai (protein)
3. tepung jagung (karbohidrat)
4. bekicot (protein)
5. cacing (protein)
6. tepung daun pepaya, lamtoro, (protein dan karbohidrat)

Komposisi Membuat Pakan Lele

Pengaturan komposisi tidak harus semuanya, cukup salah satu dari yang diatas,
1. 1,2,3,dengan porsi 50 :20 :30
2. 1,2,4 dengan porsi 50 :20 :30
3. 1,2,5 dengan porsi 50 :20 :30
4. 1,2,6 dengan porsi 50 :20 :30

Cara Membuat Pakan Lele

1. semua bahan dicampur
2. aduk rata dengan air panas
3. lemparkan ke kolam dalam bentuk basah (untuk satu hari saja)

kalau ingin tahan lebih lama di cetak seperti pelet giling aja dengan gilingan daging and dijemur hingga kering,tahan hingga 3 hari(untuk kapasitas kecil ,1-10 kg perhari)

Alternatif B
1. kalau dekat dengan peternakan ayam potong minta aja ayam matinya terus baker hingga bulunya abis setelah itu lemparkan ke kolam.
2. kalau dekat dengan sawah cari aja belalang yang banyak setelah itu lemparkan hidup-hidup pasti dimakan.
3. kangkung

Demikian posting mengenai cara membuat pakan ikan lele yang didapat dari beberapa sumber. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi penulis pribadi yang ingin belajar beternak dan pembaca yang sedang mencari referensi alternatif pada cara membuat pakan ikan lele. Akhir kata kami sampaikan semoga sukses dalam beternak lele-nya.

Sabtu, 17 November 2012

Cara Membuat Kolam Terpal Ikan Lele

I-Ternak - Cara membuat kolam terpal ikan lele akan mengajarkan kepada kita bagaimana cara membuat kolam ikan yang sangat sederhana tetapi mempunyai banyak fungsi terutama bagi mereka yang ingin beternak ikan lele, mungkin cara berikut bisa membantu.

Kolam ikan terpal menjadi populer sekarang sejak semakin minimnya jumlah lahan yang bisa digunakan untuk membuat kolam ikan secara permanen. Terutama bagi para peternak ikan yang menggunakan sistem sewa lahan untuk mengembang biakkan ikannya. Ada banyak jenis ikan yang bisa dibudidayakna dengan menggunakan kolam ikan terpal. Diantaranya lele yang sedang naik daun saat ini.

Berikut ini adalah cara membuat kolam ikan terpal yang diambil dari sumber: "Budidaya Ikan di Kolam Terpal" karangan Cahyo Saparinto

1. Siapkan bambu yang akan digunakan. Kemudian pasang bambu - bambu tersebut dengan model dan bentuk seperti gambar di bawah ini. Kolam terpal sendiri bisa dibuat dalam ukuran 2 x 3 x 1 meter, 4 x 5 x 1 meter, atau 4 x 8 x 1 meter.

Cara Membuat Kolam Terpal Ikan Lele



2. Pasang terpal yang telah dilubangi bagian tepinya dan diberi ring logam supaya tidak gampang robek. Kemudian ikat terpal pada kerangka bambu. Kebutuhan terpal untuk masing - masing ukuran kolam adalah sebagai berikut:
kolam ukuran 2 x 3 x 1 meter membutuhkan luas terpal 4 x 5 meter
kolam ukuran 4 x 5 x 1 meter membutuhkan luas terpal 6 x 7 meter

Cara Membuat Kolam Terpal Ikan Lele - 2

Cara Membuat Kolam Terpal Ikan Lele - 3

3 Langkah terakhir adalah memasang pipa atau selang untuk saluran pembuangan air apabila kolam kelebihan air. Cara memasang pipa atau selang bisa melihat gambar dibawah ini:

Cara Membuat Kolam Terpal Ikan Lele - 4
Cara Membuat Kolam Terpal Ikan Lele - 5

Cara Membuat Kolam Terpal Ikan Lele - 6

Jumat, 16 November 2012

Jenis Penyakit Ikan Lele

I-Ternak - Jenis penyakit ikan lele yang akan ditulis di dalam posting kali ini berjumlah beberapa jenis (biasanya disebabkan oleh bakteri, jamur dan parasit) dan dilengkapi dengan cara penanggulangannya. Dan jenis penyakit ikan lele biasanya disebut dengan cendawan, bintik putih, borok, cacingan serta trichodina.

jenis penyakit ikan lele

Jadi jika ada ikan lele yang terkena penyakit seperti tersebut dibawah ini mungkin beberapa tulisan dibawah ini bisa membantu. Dan untuk terhindar dari kerugian besar, maka kita harus dapat mengendalikan penyakit – penyakit tersebut diatas dengan terlebih dahulu mengetahui penyebabnya dan gejala yang muncul.

Jenis Penyakit Ikan Lele - CENDAWAN

  1. Jenis yang dapat menyerang adalah saprolegnia dan achyla, dimana mereka sering dijumpai di perairan yang kaya akan bahan organik.
  2. Penyakit ini menyerang ikan lele yang sudah teruka atau yang sedang berada dalam kondisi lemah.
  3. Gejala yang ditunjukkan oleh ikan lele yang terserang oleh penyakit ini adalah bahwa pada sekitar lukanya banyak dijumpai serabut berwarna putih.
  4. Beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan adalah : kepadatan tebar dikurangi dan air kolam ditaburi dengan garam dapur sejumlah 5 gram / m2.
  5. Beberapa tindakan pengobatan yang dapat dilakukan adalah :
  6. Merendam ikan lele yang sakit ke dalam air PK berdosis 1 gram / 100 liter air. Proses perendaman dilakukan selama 30 menit. Jamur dapat dihilangkan dengan menggunakan obat Furazolin.

Jenis Penyakit Ikan Lele - BINTIK PUTIH

  1. Penyebab dari munculnya penyakit ini adalah ichthyophthirius multifiliis dimana mereka akan menyerang ikan lele yang dipelihara didalam kolam yang airnya menggenang.
  2. Gejala yang ditunjukkan oleh ikan lele yang terserang oleh penyakit ini adalah bahwa pada permukaan kulit dan juga insang ikan lele banyak dijumpai bintik – bintik berwarna putih yang apabila dibiarkan terlalu lama, kulit dan insang ini akan rusak sebelum pada akhirnya nanti ikan lele akan mati dalam hitungan jam.
  3. Beberapa tindakan pengobatan yang dapat dilakukan adalah :
  4. Memperbaiki sistem sanitasi, air kolam ditaburi dengan garam dapur sejumlah 30 gram / liter air, sebanyak 2 – 3 kali berturut – turut, penggunaan malachyte green berdosis 0,1 gram / m2 sebanyak 2 hari sekali hingga ikan lele sembuh.
Jenis Penyakit Ikan Lele - bintik putih

Jenis Penyakit Ikan Lele - BOROK

  1. Merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh para peternak ikan lele dikarenakan dapat menyebabkan kematian massal.
  2. Penyebab dari munculnya penyakit ini adalah aeromonas dan pseudomonas dimana mereka menyerang organ dalam ikan lele, seperti hati, limpa serta daging.
  3. Gejala yang ditunjukkan oleh ikan lele yang terserang oleh penyakit ini adalah munculnya borok diseluruh permukaan kulit ikan lelel. Borok ini akan mengeluarkan nanah jikan penyakit ini memarah.
  4. Beberapa tindakan pengobatan yang dapat dilakukan adalah :
  5. Mengkarantinakan ikan lele yang sakit dan pemberian antibiotik pada ikan lele yang masih sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka. Antibiotik ini dapat diberikan dengan cara dicampurkan ke dalam pakan ikan lele dengan dosis antibiotiknya adalah sebesar 1 mg / kg pakan. Selain itu air kolam ditaburi dengan garam dapur sejumlah 10 kilogram yang telah dicampur dengan tumbukan daun pepaya.

Jenis Penyakit Ikan Lele - CACINGAN

  1. Jenis yang dapat menyerang adalah dactylogyrus dan gyrodactylus, dimana mereka sering dijumpai dikolam yang kepadatan tebarnya terlalu tinggi serta baru saja mengalami perubahan lingkungan hidup yang drastis dan mendadak. Mereka sering menyerang bagian insang ikan lele (akan menyebabkan kesulitan dalam hal bernafas) serta kulitnya (menjadi berlendir).
  2. Gejala yang ditunjukkan oleh ikan lele yang terserang oleh penyakit ini adalah menurunnya nafsu makan serta ikan lele sering berenang ke atas permukaan air.
  3. Beberapa tindakan pengobatan yang dapat dilakukan adalah :
  4. Mengganti air dalam jumlah yang besar, air kolam ditaburi dengan garam dapur sejumlah 40 gram / m2, merendam ikan lele yang sakit ke dalam air PK berkonsentrasi 0,01 % selama 30 menit.

Jenis Penyakit Ikan Lele - hama

Jenis Penyakit Ikan Lele - TRICHODINA

Penyakit ini disebabkan oleh protozoa, dimana mereka menyerang bagian insang dari ikan lele. Ikan yang terserang oleh penyakit ini akan berputar – putar dan muncul diatas permukaan air. Tindakan pengobatan yang dapat dilakukan adalah merendam ikan lele yang sakit ke dalam air berformalin berkonsentrasi 15 – 20 ppm.

Tips ini dilakukan jika memang kondisi ikan sudah sulit disembuhkan dengan ramuan herbal. Ingat mencegah lebih baik daripada mengobati, pergunakan obat-obatan herbal alami untuk pencegahan penyakit pada lele kesayangan.

Tulisan mengenai jenis penyakit ikan lele ini diambil dari beberapa sumber ahli, maka oleh sebab itu blog ini siap untuk berdiskusi mengenai jenis-jenis penyakit ikan lele dan cara penanggulangannya.

Cara Mengatasi Penyakit Menular Ikan Lele

I-TernakCara Mengatasi Penyakit Menular Ikan Lele adalah sebuah cara yang akan mengajarkan bagaimana mengatasi penyakit menular pada ikan lele yang sedang diternak. Jadi jika ada ikan lele yang terserang penyakit menular maka beberapa langkah berikut bisa dicoba untuk mengatasinya.

Cara Mengatasi Penyakit Menular Ikan Lele


Cara mengatasi penyakit menular ikan lele

  1. Segera pindahkan ikan lele yang menunjukan gejala terserang penyakit dan segera obati secara terpisah dari lele lainnya.
  2. Bila ada ikan lele yang sudah terlihat cukup parah dianjurkan segera dimusnahkan saja karena walaupun diobati dan dapat sembuh lele tersebut tidak akan normal pertumbuhannya.
  3. Awas jangan pernah melakukan pembuangan air limbah (bekas) lele yang terserang penyakit ke saluran air yang ada ikannya.
  4. Bila menggunakan kolam tanah dan terserang penyakit maka segeralah keringkan kolam, segera beri pengapuran. Untuk proses pengapuran rekan budidaya lele bisa menggunakan dosis 1kg untuk 1 meter/segi, usahakan menebar kapur sampai rata semua di dasar kolam, jangan di isi dulu air sampai tanah benar-benar kering dan retak-retak.
  5. Padat tebar di kolam yang terserang penyakit usahakan untuk dikurangi dari biasanya.
  6. Bila mau menggunakan peralatan seperti serok ataupun wadah maka usahakan untuk mencelupkannya terlebih dahulu kedalam larutan PK atau larutan kaporit, ini dimaksudkan agar peralatan yang kita gunakan tidak terkontaminasi alias sucihama.
  7. Bila kita habis memegang ikan lele yang terserang penyakit, usahakan untuk mencuci tangan kita dengan larutan PK
  8. Jangan lupa untuk dibiasakan membersihkan lumpur yang ada pada dasar kolam serta sisa-sisa bahan organik lainnya.
  9. Aturlah agar kolam selalu mendapatkan pasokan air baru yg bersih dari penyakit.
  10. Dan yang terpenting adalah meningkatkan gizi pakan yang kita berikan serta tambahkan pula vitamin agar ikan mempunyai daya tahan tubuh yang baik.
Nah, itulah beberapa Cara Mengatasi Penyakit Menular Ikan Lele yang didapat dari beberapa sumber  online yang dapat dijadikan referensi dalam beternak ikan lele

Cara Beternak Iklan Lele

I-Ternak - Cara berternak ikan lele yang akan ditulis di dalam blog ini dilakukan di dalam kolam terpal dan drum. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk dapat dikerjakan di dalam kolam semen atau tanah.

cara beternak ikan lele

cara beternak ikan lele jumbo di kolam

  1. Buat 1 kolam ukuran kecil 2m x 3m, gali tanah sedalam 30 cm
  2. Isi kolam dengan air yang bebas pencemaran ( bisa berasal dari air sungai, sumur, PAM yg sudah diendapkan). Dan air dikondisikan seperti air rawa-rawa atau sungai dengan cara diberi tanaman air seperti teratai, ganggang air, kangkung, dsb
  3. Masukkan  pupuk kandang ,urea, atau tsp kedalam kolam kemudian didiamkan minimal 1 minggu agar terbentuk pakan alami berupa plankton. . kedalaman kolam sebaiknya 120 cm dgn ketinggian air 80 cm. 
  4. Masukkan benih ikan lele, dengan ukuran sebesar ibu jari orang dewasa dengan jumlah sekitar 300-400 ekor benih ikan lele. Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih dihilangkan dari hama terlebih dahulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gram/M2 selama 24 jam. 

Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut menuju lingkungan yang baru yaitu kolam.

Pemberian pakan dilakukan dua kali sehari, yaitu pelet dan menu tambahan berupa cacahan jeroan ayam. Dengan adanya menu tambahan ini ikan menjadi lebih cepat besar dan meningkatkan pertumbuhan ikan lele. Kalau biasanya sekilo ada tujuh ekor, setelah diberi pakan tambahan sekilo bisa cuma enam ekor.

Seandainya pakan tidak dikombinasi dengan jeroan ayam, satu periode panen memerlukan 30 karung pelet. Jika ditambah jeroan ayam sebanyak 50 kg dalam satu periode pemeliharaan, pelet bisa dikurangi separuhnya.

Cara beternak ikan lele jumbo di kolam plastik (terpal)

Persiapan untuk budi daya lele jumbo dengan kolam terpal meliputi persiapan lahan kolam , persiapan material terpal ,dan persiapan perangkat pendukung. Lahan yang perlu disediakan disesuaikan dengan keadaan dan jumlah lele yang akan dipelihara.

cara beternak ikan lele - di kolam terpal


Untuk Pembesaran sampai tingkat konsumsi bisa digunakan lahan dengan ukuran 2 x 1x 0.6 meter, yang bisa diisi dengan 100 ekor lele dumbo ukuran 5-7 cm. Model pembuatan kolam bisa dengan menggali tanah kemudian diberi terpal atau dengan membuat rangka dari kayu yang kemudian diberi terpal. Cara pertama lebih membuat terpal tahan lebih lama. Sedangkn untuk kegiatan pemeliharaan sama dengan diatas

Cara beternak ikan lele di dalam drum plastik atau kaleng

Beli satu atau beberapa drum kaleng atau plastik kemudian isikan dengan air sesuai dengan aturan air diatas kemudian isiskan ikan lele sebanyak 100 - 300 ekor setiap drumnya. Untuk pakan perlakukannya sama dengan cara yang telah dijelaskan diatas

Cara Beternak Iklan Lele - di tong

Harga jual lele mencapai puncak paling mahal pada Januari. Pada bulan Januari pasokan lele berkurang karena pembibitan lele banyak yang gagal. Banyak telur gagal menetas lantaran pengaruh musim hujan. Berdasarkan pengalaman Vian, air hujan bisa menurunkan derajat keasaman (pH) air kolam.